Sikap Keagamaan Kaum Buruh Batik Selendang Di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan

Kata Kunci : Sikap Keagamaan, Buruh Batik Selendang Pasirsari Utara. Buruh Batik Selendang pada umumnya bekerja dari waktu pagi hingga adzan Ashar tiba. Aktivitas yang mereka lakukan sebenarnya tidak terlepas dari unsur keagamaan, akan tetapi beberapa buruh Batik Selendang menganggap bahwa agama ha...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: NAILU ZULFA CHUSNA, Musoffa Basyir, M.A
Format: Online
Language:Indonesia
Published: Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam - STAIN Pekalongan 2014
Online Access:http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=122121
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
id oai:slims-122121
recordtype slims
institution IAIN Pekalongan
collection Book
language Indonesia
format Online
author NAILU ZULFA CHUSNA
Musoffa Basyir, M.A
spellingShingle NAILU ZULFA CHUSNA
Musoffa Basyir, M.A
Sikap Keagamaan Kaum Buruh Batik Selendang Di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan
author_facet NAILU ZULFA CHUSNA
Musoffa Basyir, M.A
author_sort NAILU ZULFA CHUSNA
title Sikap Keagamaan Kaum Buruh Batik Selendang Di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan
title_short Sikap Keagamaan Kaum Buruh Batik Selendang Di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan
title_full Sikap Keagamaan Kaum Buruh Batik Selendang Di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan
title_fullStr Sikap Keagamaan Kaum Buruh Batik Selendang Di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan
title_full_unstemmed Sikap Keagamaan Kaum Buruh Batik Selendang Di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan
title_sort sikap keagamaan kaum buruh batik selendang di kelurahan pasirsari kota pekalongan
description Kata Kunci : Sikap Keagamaan, Buruh Batik Selendang Pasirsari Utara. Buruh Batik Selendang pada umumnya bekerja dari waktu pagi hingga adzan Ashar tiba. Aktivitas yang mereka lakukan sebenarnya tidak terlepas dari unsur keagamaan, akan tetapi beberapa buruh Batik Selendang menganggap bahwa agama hanya sebagai identitas saja, bukan sebagai bentuk komunikasi terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT. sehingga terjadi perbedaan persepsi dalam hal memahami sikap keagamaan buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari. Ada satu tujuan yang hendak penulis capai dalam penulisan skripsi ini sesuai dengan pokok-pokok permasalahan dan proses studi penulis yaitu untuk mengeksplorasi Pendidikan buruh Batik Selendang, Praktek keagamaan buruhBatik Selendang, dan Sikap Keagamaan Buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan. Ada beberapa kegunaan yang hendak peneliti capai dalam penulisan skripsi ini, kegunaan tersebut adalah kegunaan teoritis, meliputi : Mengeksplor kehidupan buruh Batik Selendang, Mengeksplor dan meneliti lebih jauh sikap keagamaan buruh batik, khususnya para buruh Batik Selendang, Menjadi sebuah referensi dalam penelitian selanjutnya. Kegunaan praktis, meliputi : Memberikan gagasan pemikiran terhadap masyarakat buruh Batik agar dapat memahami sikap keagamaan dalam menjalani kehidupan, Sebagai wacana kepada mahasiswa lain agar dapat mengkaji lebih lanjut tentang sikap keagamaan masyarakat sekitar. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research). Penelitian ini menggunakan analisis induktif yaitu menguraikan dan menjelaskan data-data yang diperoleh dari lapangan yaitu melalui metode observasi yang kemudian dijadikan sebagai catatan lapangan, metode wawancara yang dijadikan sebagai transkip wawancara, dan metode dokumentasi sebagai pendukung data. Data-data tersebut kemudian disimpulkan menjadi sebuah Sikap Keagamaan Buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari Utara Kota Pekalongan. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa sikap keagamaan buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari Utara Kota Pekalongan meliputi aspek kognitif yang diperoleh melalui pengalaman pendidikan, aspek psikomotorik yang diperoleh melalui Ibadah Sholat wajib, Membaca al-qur’an, Puasa wajib dan Puasa sunnah, Kegiatan pengajian buruh Batik Selendang, dan aspek afektif yang diperoleh melalui sikap keagamaan buruh Batik Selendang yang cenderung menerima pemberian Yang Kuasa atas perofesi buruh karena keterbatasan yang mereka miliki serta adanya toleransi beragama atas tingkah laku kaum buruh yang berbeda-beda.
publisher Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam - STAIN Pekalongan
publishDate 2014
url http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=122121
_version_ 1690546967822729216
spelling oai:slims-122121Sikap Keagamaan Kaum Buruh Batik Selendang Di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan NAILU ZULFA CHUSNA Musoffa Basyir, M.A Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam - STAIN Pekalongan 2014 Indonesia Skripsi Skripsi xiv,77 hal.; 21X30 cm. Kata Kunci : Sikap Keagamaan, Buruh Batik Selendang Pasirsari Utara. Buruh Batik Selendang pada umumnya bekerja dari waktu pagi hingga adzan Ashar tiba. Aktivitas yang mereka lakukan sebenarnya tidak terlepas dari unsur keagamaan, akan tetapi beberapa buruh Batik Selendang menganggap bahwa agama hanya sebagai identitas saja, bukan sebagai bentuk komunikasi terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT. sehingga terjadi perbedaan persepsi dalam hal memahami sikap keagamaan buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari. Ada satu tujuan yang hendak penulis capai dalam penulisan skripsi ini sesuai dengan pokok-pokok permasalahan dan proses studi penulis yaitu untuk mengeksplorasi Pendidikan buruh Batik Selendang, Praktek keagamaan buruhBatik Selendang, dan Sikap Keagamaan Buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan. Ada beberapa kegunaan yang hendak peneliti capai dalam penulisan skripsi ini, kegunaan tersebut adalah kegunaan teoritis, meliputi : Mengeksplor kehidupan buruh Batik Selendang, Mengeksplor dan meneliti lebih jauh sikap keagamaan buruh batik, khususnya para buruh Batik Selendang, Menjadi sebuah referensi dalam penelitian selanjutnya. Kegunaan praktis, meliputi : Memberikan gagasan pemikiran terhadap masyarakat buruh Batik agar dapat memahami sikap keagamaan dalam menjalani kehidupan, Sebagai wacana kepada mahasiswa lain agar dapat mengkaji lebih lanjut tentang sikap keagamaan masyarakat sekitar. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research). Penelitian ini menggunakan analisis induktif yaitu menguraikan dan menjelaskan data-data yang diperoleh dari lapangan yaitu melalui metode observasi yang kemudian dijadikan sebagai catatan lapangan, metode wawancara yang dijadikan sebagai transkip wawancara, dan metode dokumentasi sebagai pendukung data. Data-data tersebut kemudian disimpulkan menjadi sebuah Sikap Keagamaan Buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari Utara Kota Pekalongan. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa sikap keagamaan buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari Utara Kota Pekalongan meliputi aspek kognitif yang diperoleh melalui pengalaman pendidikan, aspek psikomotorik yang diperoleh melalui Ibadah Sholat wajib, Membaca al-qur’an, Puasa wajib dan Puasa sunnah, Kegiatan pengajian buruh Batik Selendang, dan aspek afektif yang diperoleh melalui sikap keagamaan buruh Batik Selendang yang cenderung menerima pemberian Yang Kuasa atas perofesi buruh karena keterbatasan yang mereka miliki serta adanya toleransi beragama atas tingkah laku kaum buruh yang berbeda-beda. Kata Kunci : Sikap Keagamaan, Buruh Batik Selendang Pasirsari Utara. Buruh Batik Selendang pada umumnya bekerja dari waktu pagi hingga adzan Ashar tiba. Aktivitas yang mereka lakukan sebenarnya tidak terlepas dari unsur keagamaan, akan tetapi beberapa buruh Batik Selendang menganggap bahwa agama hanya sebagai identitas saja, bukan sebagai bentuk komunikasi terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT. sehingga terjadi perbedaan persepsi dalam hal memahami sikap keagamaan buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari. Ada satu tujuan yang hendak penulis capai dalam penulisan skripsi ini sesuai dengan pokok-pokok permasalahan dan proses studi penulis yaitu untuk mengeksplorasi Pendidikan buruh Batik Selendang, Praktek keagamaan buruhBatik Selendang, dan Sikap Keagamaan Buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari Kota Pekalongan. Ada beberapa kegunaan yang hendak peneliti capai dalam penulisan skripsi ini, kegunaan tersebut adalah kegunaan teoritis, meliputi : Mengeksplor kehidupan buruh Batik Selendang, Mengeksplor dan meneliti lebih jauh sikap keagamaan buruh batik, khususnya para buruh Batik Selendang, Menjadi sebuah referensi dalam penelitian selanjutnya. Kegunaan praktis, meliputi : Memberikan gagasan pemikiran terhadap masyarakat buruh Batik agar dapat memahami sikap keagamaan dalam menjalani kehidupan, Sebagai wacana kepada mahasiswa lain agar dapat mengkaji lebih lanjut tentang sikap keagamaan masyarakat sekitar. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research). Penelitian ini menggunakan analisis induktif yaitu menguraikan dan menjelaskan data-data yang diperoleh dari lapangan yaitu melalui metode observasi yang kemudian dijadikan sebagai catatan lapangan, metode wawancara yang dijadikan sebagai transkip wawancara, dan metode dokumentasi sebagai pendukung data. Data-data tersebut kemudian disimpulkan menjadi sebuah Sikap Keagamaan Buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari Utara Kota Pekalongan. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa sikap keagamaan buruh Batik Selendang di Kelurahan Pasirsari Utara Kota Pekalongan meliputi aspek kognitif yang diperoleh melalui pengalaman pendidikan, aspek psikomotorik yang diperoleh melalui Ibadah Sholat wajib, Membaca al-qur’an, Puasa wajib dan Puasa sunnah, Kegiatan pengajian buruh Batik Selendang, dan aspek afektif yang diperoleh melalui sikap keagamaan buruh Batik Selendang yang cenderung menerima pemberian Yang Kuasa atas perofesi buruh karena keterbatasan yang mereka miliki serta adanya toleransi beragama atas tingkah laku kaum buruh yang berbeda-beda. Akhlak PAI14.1221 http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=122121 PAI14.1221 CHU s 12SK122121.00
score 11.174184