Implementasi Kurikulum Muatan Lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan
Kurikulum sebagai rancangan pendidikan memiliki kedudukan yang sangat sentral dalam seluruh kegiatan pembelajaran, yang menentukan proses dan hasil belajar. Selain kurikulum nasional yang dicapai secara menyeluruh oleh sekolah sekolah yang ada di seluruh Indonesia ada juga kurikulum muatan lo...
Saved in:
Main Authors: | , |
---|---|
Format: | Online |
Language: | Indonesia |
Published: |
Jurusan Tarbiyah - Pendidikan Agama Islam-STAIN Pekalongan
2015
|
Online Access: | http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=4352 |
Tags: |
Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
|
id |
oai:slims-4352 |
---|---|
recordtype |
slims |
institution |
IAIN Pekalongan |
collection |
Book |
language |
Indonesia |
format |
Online |
author |
Dr. H. Imam Suraji, M, Ag MAUSUFAH HASANAH (2021110080) |
spellingShingle |
Dr. H. Imam Suraji, M, Ag MAUSUFAH HASANAH (2021110080) Implementasi Kurikulum Muatan Lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan |
author_facet |
Dr. H. Imam Suraji, M, Ag MAUSUFAH HASANAH (2021110080) |
author_sort |
Dr. H. Imam Suraji, M, Ag |
title |
Implementasi Kurikulum Muatan Lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan |
title_short |
Implementasi Kurikulum Muatan Lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan |
title_full |
Implementasi Kurikulum Muatan Lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan |
title_fullStr |
Implementasi Kurikulum Muatan Lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan |
title_full_unstemmed |
Implementasi Kurikulum Muatan Lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan |
title_sort |
implementasi kurikulum muatan lokal di mts salafiyah simbangkulon ii buaran pekalongan |
description |
Kurikulum sebagai rancangan pendidikan memiliki kedudukan yang
sangat sentral dalam seluruh kegiatan pembelajaran, yang menentukan proses dan
hasil belajar. Selain kurikulum nasional yang dicapai secara menyeluruh oleh
sekolah sekolah yang ada di seluruh Indonesia ada juga kurikulum muatan lokal
yang dilaksanakan oleh sekolah.Madrasah Sebagai lembaga pendidikan yang
berbasis Islam, mampu mengembangkan kurikulum pendidikan Islamnya baik
melalui kurikulum muatan lokal ataupun menambah waktu belajar yang
dikhususkan untuk materi-materi keislaman yang sesuai dengan visi dan misi
lembaga pendidikan tersebut.
Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana
Implementasi kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran
buaran Pekalongan dan apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan
kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi
kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan
dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kurikulum
muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan. Sedangkan
kegunaan dari penelitian ini anatara lain dijadikan sebagai tambahan atau
masukan sekaligus sebagai bahan pertimbangan bagi lembaga pendidikan dalam
meningkatkan prestasi belajar murid maupun para guru itu sendiri dalam
pelaksanaan pendidikan dan memberikan informasi kepada khalayak tentang
pelaksanaan kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran
Pekalongan.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), sedangkan metode
pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan metode
analisis data deskriptif kualitatif.
Pelaksanaan pembelajaran muatan lokal keagamaan di MTs Salafiyah
Simbangkulon II Buaran Pekalongan ini dapat dikatakan berhasil. Hal ini dapat
dilihat dengan adanya evaluasi dan penetapan kriteria ketuntasan minimal (KKM)
belajar yang digunakan sebagai dasar acuan dalam penentuan kelulusan siswa.
Nilai KKM 65 untuk muatan lokal Nahwu, Shorof dan Taqrib kelas VII, dan nilai
70 untuk kelas IX, sementara muatan lokal BTQ dari kelas VII-IX nilai KKMnya
80. Adapun faktor yang mendukung pelaksaan kurikulum muatan lokal di MTs
Salafiyah Simbangkulon II Buaran pekalongan antara lain guru muatan lokal
memang dari faknya dan sarana dan prasarana yang cukup. Sedangkan faktor
penghambantnya antara lain latar belakang pendidikan siswa yang berbeda-beda
dan kurang adanya kerjasama antara pihak sekolah dengan orang tua murid |
publisher |
Jurusan Tarbiyah - Pendidikan Agama Islam-STAIN Pekalongan |
publishDate |
2015 |
url |
http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=4352 |
_version_ |
1690547565276168192 |
spelling |
oai:slims-4352Implementasi Kurikulum Muatan Lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan Dr. H. Imam Suraji, M, Ag MAUSUFAH HASANAH (2021110080) Jurusan Tarbiyah - Pendidikan Agama Islam-STAIN Pekalongan 2015 Indonesia SKRIPSI PAI SKRIPSI PAI xii.88 hal.; 21 x 30 cm. Kurikulum sebagai rancangan pendidikan memiliki kedudukan yang sangat sentral dalam seluruh kegiatan pembelajaran, yang menentukan proses dan hasil belajar. Selain kurikulum nasional yang dicapai secara menyeluruh oleh sekolah sekolah yang ada di seluruh Indonesia ada juga kurikulum muatan lokal yang dilaksanakan oleh sekolah.Madrasah Sebagai lembaga pendidikan yang berbasis Islam, mampu mengembangkan kurikulum pendidikan Islamnya baik melalui kurikulum muatan lokal ataupun menambah waktu belajar yang dikhususkan untuk materi-materi keislaman yang sesuai dengan visi dan misi lembaga pendidikan tersebut. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana Implementasi kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran buaran Pekalongan dan apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan. Sedangkan kegunaan dari penelitian ini anatara lain dijadikan sebagai tambahan atau masukan sekaligus sebagai bahan pertimbangan bagi lembaga pendidikan dalam meningkatkan prestasi belajar murid maupun para guru itu sendiri dalam pelaksanaan pendidikan dan memberikan informasi kepada khalayak tentang pelaksanaan kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), sedangkan metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan metode analisis data deskriptif kualitatif. Pelaksanaan pembelajaran muatan lokal keagamaan di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan ini dapat dikatakan berhasil. Hal ini dapat dilihat dengan adanya evaluasi dan penetapan kriteria ketuntasan minimal (KKM) belajar yang digunakan sebagai dasar acuan dalam penentuan kelulusan siswa. Nilai KKM 65 untuk muatan lokal Nahwu, Shorof dan Taqrib kelas VII, dan nilai 70 untuk kelas IX, sementara muatan lokal BTQ dari kelas VII-IX nilai KKMnya 80. Adapun faktor yang mendukung pelaksaan kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran pekalongan antara lain guru muatan lokal memang dari faknya dan sarana dan prasarana yang cukup. Sedangkan faktor penghambantnya antara lain latar belakang pendidikan siswa yang berbeda-beda dan kurang adanya kerjasama antara pihak sekolah dengan orang tua murid Kurikulum sebagai rancangan pendidikan memiliki kedudukan yang sangat sentral dalam seluruh kegiatan pembelajaran, yang menentukan proses dan hasil belajar. Selain kurikulum nasional yang dicapai secara menyeluruh oleh sekolah sekolah yang ada di seluruh Indonesia ada juga kurikulum muatan lokal yang dilaksanakan oleh sekolah.Madrasah Sebagai lembaga pendidikan yang berbasis Islam, mampu mengembangkan kurikulum pendidikan Islamnya baik melalui kurikulum muatan lokal ataupun menambah waktu belajar yang dikhususkan untuk materi-materi keislaman yang sesuai dengan visi dan misi lembaga pendidikan tersebut. Adapun rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana Implementasi kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran buaran Pekalongan dan apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan. Sedangkan kegunaan dari penelitian ini anatara lain dijadikan sebagai tambahan atau masukan sekaligus sebagai bahan pertimbangan bagi lembaga pendidikan dalam meningkatkan prestasi belajar murid maupun para guru itu sendiri dalam pelaksanaan pendidikan dan memberikan informasi kepada khalayak tentang pelaksanaan kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research), sedangkan metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan metode analisis data deskriptif kualitatif. Pelaksanaan pembelajaran muatan lokal keagamaan di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran Pekalongan ini dapat dikatakan berhasil. Hal ini dapat dilihat dengan adanya evaluasi dan penetapan kriteria ketuntasan minimal (KKM) belajar yang digunakan sebagai dasar acuan dalam penentuan kelulusan siswa. Nilai KKM 65 untuk muatan lokal Nahwu, Shorof dan Taqrib kelas VII, dan nilai 70 untuk kelas IX, sementara muatan lokal BTQ dari kelas VII-IX nilai KKMnya 80. Adapun faktor yang mendukung pelaksaan kurikulum muatan lokal di MTs Salafiyah Simbangkulon II Buaran pekalongan antara lain guru muatan lokal memang dari faknya dan sarana dan prasarana yang cukup. Sedangkan faktor penghambantnya antara lain latar belakang pendidikan siswa yang berbeda-beda dan kurang adanya kerjasama antara pihak sekolah dengan orang tua murid Kurikulum muatan lokal. PAII5.435 http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=4352 SK PAI 15.435 HAS i 15SK1521435.00 |
score |
11.174184 |