Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah [Studi Pada KOPENA Pekalongan Tahun 2010-2012]

Pembiayaan bermasalah merupakan sebuah pembiayaan yang telah disalurkan oleh bank atau koperasi, dan nasabah tidak dapat melakukan pembayaran atau melakukan angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah ditandatangani oleh pihak bank/koperasi dengan nasabah. Penilaian atas penggolongan pembiayaan bai...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: NAFILAH, Rinda Asytuti, M. Si
Format: Online
Language:Indonesia
Published: Jurusan Syariah - Prodi S-1 Ekonomi Syariah STAIN Pekalongan 2013
Online Access:http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=6313
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
id oai:slims-6313
recordtype slims
institution IAIN Pekalongan
collection Book
language Indonesia
format Online
author NAFILAH
Rinda Asytuti, M. Si
spellingShingle NAFILAH
Rinda Asytuti, M. Si
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah [Studi Pada KOPENA Pekalongan Tahun 2010-2012]
author_facet NAFILAH
Rinda Asytuti, M. Si
author_sort NAFILAH
title Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah [Studi Pada KOPENA Pekalongan Tahun 2010-2012]
title_short Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah [Studi Pada KOPENA Pekalongan Tahun 2010-2012]
title_full Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah [Studi Pada KOPENA Pekalongan Tahun 2010-2012]
title_fullStr Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah [Studi Pada KOPENA Pekalongan Tahun 2010-2012]
title_full_unstemmed Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah [Studi Pada KOPENA Pekalongan Tahun 2010-2012]
title_sort analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan bermasalah [studi pada kopena pekalongan tahun 2010-2012]
description Pembiayaan bermasalah merupakan sebuah pembiayaan yang telah disalurkan oleh bank atau koperasi, dan nasabah tidak dapat melakukan pembayaran atau melakukan angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah ditandatangani oleh pihak bank/koperasi dengan nasabah. Penilaian atas penggolongan pembiayaan baik pembiayaan bermasalah atau pembiayaan tidak bermasalah dilakukan secara kualitatif dan kuantitaif. Penilaian secara kuantitatif dilihat dari kemampuan debitur dalam melakukan angsuran pinjaman, baik angsuran pinjaman pokok atau bunga. Adapun penilaian pembiayaan secara kualitatif dapat dilihat dari prospek usaha atau kondisi keuangan debitur, Timbulnya pembiayaan bermasalah didasarkan pada kondisi operasional unit usahanya, yang dapat disebabkan oleh faktor intern bank/koprasi, faktor nasabah dan faktor ekstern. Sejalan dengan hal tersebut, maka penulis berusaha mengangkat tema Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah (Studi Kasus pada Kopena Pekalongan) dengan rumusan masalah sebagai berikut: Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan pembiayaan bermasalah pada Kopena Pekalongan, Bagaimana kebijakan yang ditempuh oleh Kopena Pekalongan untuk mengatasi pembiayaan bermasalah. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dengan metode interview (wawancara), dan metode dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan bermasalah di Kopena Pekalongan, untuk mengetahui kebijakan yang ditempuh oleh Kopena Pekalongan dan mengatasi pembiayaan bermasalah pada Kopena Pekalongan. Dengan manfaat menambah wawasan dibidang ekonomi perbankan terutama koperasi, menambah pengetahuan tentang faktor yang mempengaruhi pembiayaan bermasalah, menambah pengetahuan tentang kebijakan yang diambil dalam mengatasi pembiayaan bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopena dalam menyelesaikan atau menyelamatkan pembiayaan bermasalah akan melihat terlebih dahulu kondisi pembiayaan yang bermasalah tersebut. Penyelesaian pembiayaan bermasalah yang dilakukan oleh Kopena itu sendiri terdiri atas dua alternatif penyelesaian melalui jalur litigasi dan Penyelesaian melalui jalur non litigasi.
publisher Jurusan Syariah - Prodi S-1 Ekonomi Syariah STAIN Pekalongan
publishDate 2013
url http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=6313
_version_ 1690547552348274688
spelling oai:slims-6313Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah [Studi Pada KOPENA Pekalongan Tahun 2010-2012] NAFILAH Rinda Asytuti, M. Si Jurusan Syariah - Prodi S-1 Ekonomi Syariah STAIN Pekalongan 2013 Indonesia Skripsi Skripsi xiii.;.64 hal.; 21 X 30 cm. Pembiayaan bermasalah merupakan sebuah pembiayaan yang telah disalurkan oleh bank atau koperasi, dan nasabah tidak dapat melakukan pembayaran atau melakukan angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah ditandatangani oleh pihak bank/koperasi dengan nasabah. Penilaian atas penggolongan pembiayaan baik pembiayaan bermasalah atau pembiayaan tidak bermasalah dilakukan secara kualitatif dan kuantitaif. Penilaian secara kuantitatif dilihat dari kemampuan debitur dalam melakukan angsuran pinjaman, baik angsuran pinjaman pokok atau bunga. Adapun penilaian pembiayaan secara kualitatif dapat dilihat dari prospek usaha atau kondisi keuangan debitur, Timbulnya pembiayaan bermasalah didasarkan pada kondisi operasional unit usahanya, yang dapat disebabkan oleh faktor intern bank/koprasi, faktor nasabah dan faktor ekstern. Sejalan dengan hal tersebut, maka penulis berusaha mengangkat tema Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah (Studi Kasus pada Kopena Pekalongan) dengan rumusan masalah sebagai berikut: Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan pembiayaan bermasalah pada Kopena Pekalongan, Bagaimana kebijakan yang ditempuh oleh Kopena Pekalongan untuk mengatasi pembiayaan bermasalah. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dengan metode interview (wawancara), dan metode dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan bermasalah di Kopena Pekalongan, untuk mengetahui kebijakan yang ditempuh oleh Kopena Pekalongan dan mengatasi pembiayaan bermasalah pada Kopena Pekalongan. Dengan manfaat menambah wawasan dibidang ekonomi perbankan terutama koperasi, menambah pengetahuan tentang faktor yang mempengaruhi pembiayaan bermasalah, menambah pengetahuan tentang kebijakan yang diambil dalam mengatasi pembiayaan bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopena dalam menyelesaikan atau menyelamatkan pembiayaan bermasalah akan melihat terlebih dahulu kondisi pembiayaan yang bermasalah tersebut. Penyelesaian pembiayaan bermasalah yang dilakukan oleh Kopena itu sendiri terdiri atas dua alternatif penyelesaian melalui jalur litigasi dan Penyelesaian melalui jalur non litigasi. Pembiayaan bermasalah merupakan sebuah pembiayaan yang telah disalurkan oleh bank atau koperasi, dan nasabah tidak dapat melakukan pembayaran atau melakukan angsuran sesuai dengan perjanjian yang telah ditandatangani oleh pihak bank/koperasi dengan nasabah. Penilaian atas penggolongan pembiayaan baik pembiayaan bermasalah atau pembiayaan tidak bermasalah dilakukan secara kualitatif dan kuantitaif. Penilaian secara kuantitatif dilihat dari kemampuan debitur dalam melakukan angsuran pinjaman, baik angsuran pinjaman pokok atau bunga. Adapun penilaian pembiayaan secara kualitatif dapat dilihat dari prospek usaha atau kondisi keuangan debitur, Timbulnya pembiayaan bermasalah didasarkan pada kondisi operasional unit usahanya, yang dapat disebabkan oleh faktor intern bank/koprasi, faktor nasabah dan faktor ekstern. Sejalan dengan hal tersebut, maka penulis berusaha mengangkat tema Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah (Studi Kasus pada Kopena Pekalongan) dengan rumusan masalah sebagai berikut: Faktor-faktor apa sajakah yang menyebabkan pembiayaan bermasalah pada Kopena Pekalongan, Bagaimana kebijakan yang ditempuh oleh Kopena Pekalongan untuk mengatasi pembiayaan bermasalah. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya perilaku, persepsi, motivasi, tindakan, dengan metode interview (wawancara), dan metode dokumentasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan bermasalah di Kopena Pekalongan, untuk mengetahui kebijakan yang ditempuh oleh Kopena Pekalongan dan mengatasi pembiayaan bermasalah pada Kopena Pekalongan. Dengan manfaat menambah wawasan dibidang ekonomi perbankan terutama koperasi, menambah pengetahuan tentang faktor yang mempengaruhi pembiayaan bermasalah, menambah pengetahuan tentang kebijakan yang diambil dalam mengatasi pembiayaan bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopena dalam menyelesaikan atau menyelamatkan pembiayaan bermasalah akan melihat terlebih dahulu kondisi pembiayaan yang bermasalah tersebut. Penyelesaian pembiayaan bermasalah yang dilakukan oleh Kopena itu sendiri terdiri atas dua alternatif penyelesaian melalui jalur litigasi dan Penyelesaian melalui jalur non litigasi. Ekonomi Islam : Koperasi ES13.063 http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=6313 ES13.063 NAF a 00SK006313.00
score 11.174184