TIDAK TERSAJI: Peranan Guru Dalam Pengembangan Karakter Siswa Melalui Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan

Sosok guru mempunyai peran penting dalam membimbing siswa untuk belajar. Guru adalah orang yang digugu dan ditiru jadi pantaslah menjadi panutan bagi siswa untuk mengajarkan hal-hal yang baik. Banyak faktor yang melatar belakangi terjadinya karakter siswa SMP yang beranjak remaja seperti kasih sayan...

সম্পূর্ণ বিবরণ

সংরক্ষণ করুন:
গ্রন্থ-পঞ্জীর বিবরন
প্রধান লেখক: NUR AINUN, H. Muhlisin, M.Ag
বিন্যাস: Online
ভাষা:Indonesia
প্রকাশিত: Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam- STAIN Pekalongan 2012
অনলাইন ব্যবহার করুন:http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=71821
ট্যাগগুলো: ট্যাগ যুক্ত করুন
কোনো ট্যাগ নেই, প্রথমজন হিসাবে ট্যাগ করুন!
id oai:slims-71821
recordtype slims
institution IAIN Pekalongan
collection Book
language Indonesia
format Online
author NUR AINUN
H. Muhlisin, M.Ag
spellingShingle NUR AINUN
H. Muhlisin, M.Ag
TIDAK TERSAJI: Peranan Guru Dalam Pengembangan Karakter Siswa Melalui Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan
author_facet NUR AINUN
H. Muhlisin, M.Ag
author_sort NUR AINUN
title TIDAK TERSAJI: Peranan Guru Dalam Pengembangan Karakter Siswa Melalui Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan
title_short TIDAK TERSAJI: Peranan Guru Dalam Pengembangan Karakter Siswa Melalui Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan
title_full TIDAK TERSAJI: Peranan Guru Dalam Pengembangan Karakter Siswa Melalui Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan
title_fullStr TIDAK TERSAJI: Peranan Guru Dalam Pengembangan Karakter Siswa Melalui Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan
title_full_unstemmed TIDAK TERSAJI: Peranan Guru Dalam Pengembangan Karakter Siswa Melalui Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan
title_sort tidak tersaji: peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di smp islam wonopringgo pekalongan
description Sosok guru mempunyai peran penting dalam membimbing siswa untuk belajar. Guru adalah orang yang digugu dan ditiru jadi pantaslah menjadi panutan bagi siswa untuk mengajarkan hal-hal yang baik. Banyak faktor yang melatar belakangi terjadinya karakter siswa SMP yang beranjak remaja seperti kasih sayang dari orang tua, pendidikan agama, pergaulan bebas, dan lain sebagainya. Pada dasarnya siswa masih membutuhkan bimbingan dan pengawasan dari keluarga dan bila mereka sering menentang orang tuanya, bukan berarti bahwa semua yang ditentangnya itu dilakukan dengan sepenuh hatinya. Mereka hanya tak ingin diperintah dengan keras ataupun ditekan. Maka perlu adanya tindakan khusus untuk membimbing aktifitas pada siswa SMP. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa saja bentuk karakter siswa di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan? Bagaimana peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan? Faktor apa saja yang menghambat dan mendukung peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan?. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan bentuk karakter siswa di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, untuk mendeskripsikan peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, serta untuk mendeskripsikan faktor yang menghambat dan mendukung peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan. Kegunaan penelitian untuk memberikan masukan kepada guru tentang cara dan upaya agar mereka lebih memperhatikan pola pendidikan dalam mendidik dan mengembangkan karakter pada siswa SMP Islam Wonopringgo Pekalongan. Jenis penelitian ini adalah studi lapangan (field research). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, sedangkan sumber data sekunder adalah dokumen dan buku-buku yang relevan engan penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini observasi, interview dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis data kualitatif dengan metode deskriptif analisis Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk karakter siswa di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, diwujudkan dalam bentuk: a) Pendidikan karakter ketika dalam pembelajaran di kelas, diwujudkan dalam bentuk: mengucap salam dan berdoa bersama dan menanamkan nilai-nilai sosial. b) Pendidikan karakter dalam bentuk praktik atau kegiatan anak didik di luar kelas, diwujudkan dalam bentuk: berjabat tangan dengan guru, melakukan salat berjamaah, salat duha, dan tadarus, serta hormat atau tawadlu ketika bertemu dengan guru. 2) Peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, antara lain: mengajarkan pendidikan karakter dengan cara menanamkan nilai-nilai agama Islam, melakukan evaluasi terhadap pendidikan karakter, serta memberikan bukti penilaian pendidikan karakter dengan cara melihat pada buku raport anak didik. 3) Faktor yang menghambat peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, meliputi: Lingkungan dan Kemajuan teknologi. Sedangkan faktor yang mendukung, meliputi: Adanya peran aktif dari orang tua, Adanya guru profesional yang mengajarkan pendidikan karakter dengan baik, serta Adanya materi (bahan ajar) yang relevan dengan pendidikan karakter.
publisher Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam- STAIN Pekalongan
publishDate 2012
url http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=71821
_version_ 1690547335917993984
spelling oai:slims-71821TIDAK TERSAJI: Peranan Guru Dalam Pengembangan Karakter Siswa Melalui Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan NUR AINUN H. Muhlisin, M.Ag Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam- STAIN Pekalongan 2012 Indonesia Skripsi Skripsi xii.;.94 hal.; 21 X 30 cm. Sosok guru mempunyai peran penting dalam membimbing siswa untuk belajar. Guru adalah orang yang digugu dan ditiru jadi pantaslah menjadi panutan bagi siswa untuk mengajarkan hal-hal yang baik. Banyak faktor yang melatar belakangi terjadinya karakter siswa SMP yang beranjak remaja seperti kasih sayang dari orang tua, pendidikan agama, pergaulan bebas, dan lain sebagainya. Pada dasarnya siswa masih membutuhkan bimbingan dan pengawasan dari keluarga dan bila mereka sering menentang orang tuanya, bukan berarti bahwa semua yang ditentangnya itu dilakukan dengan sepenuh hatinya. Mereka hanya tak ingin diperintah dengan keras ataupun ditekan. Maka perlu adanya tindakan khusus untuk membimbing aktifitas pada siswa SMP. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa saja bentuk karakter siswa di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan? Bagaimana peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan? Faktor apa saja yang menghambat dan mendukung peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan?. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan bentuk karakter siswa di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, untuk mendeskripsikan peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, serta untuk mendeskripsikan faktor yang menghambat dan mendukung peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan. Kegunaan penelitian untuk memberikan masukan kepada guru tentang cara dan upaya agar mereka lebih memperhatikan pola pendidikan dalam mendidik dan mengembangkan karakter pada siswa SMP Islam Wonopringgo Pekalongan. Jenis penelitian ini adalah studi lapangan (field research). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, sedangkan sumber data sekunder adalah dokumen dan buku-buku yang relevan engan penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini observasi, interview dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis data kualitatif dengan metode deskriptif analisis Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk karakter siswa di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, diwujudkan dalam bentuk: a) Pendidikan karakter ketika dalam pembelajaran di kelas, diwujudkan dalam bentuk: mengucap salam dan berdoa bersama dan menanamkan nilai-nilai sosial. b) Pendidikan karakter dalam bentuk praktik atau kegiatan anak didik di luar kelas, diwujudkan dalam bentuk: berjabat tangan dengan guru, melakukan salat berjamaah, salat duha, dan tadarus, serta hormat atau tawadlu ketika bertemu dengan guru. 2) Peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, antara lain: mengajarkan pendidikan karakter dengan cara menanamkan nilai-nilai agama Islam, melakukan evaluasi terhadap pendidikan karakter, serta memberikan bukti penilaian pendidikan karakter dengan cara melihat pada buku raport anak didik. 3) Faktor yang menghambat peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, meliputi: Lingkungan dan Kemajuan teknologi. Sedangkan faktor yang mendukung, meliputi: Adanya peran aktif dari orang tua, Adanya guru profesional yang mengajarkan pendidikan karakter dengan baik, serta Adanya materi (bahan ajar) yang relevan dengan pendidikan karakter. Sosok guru mempunyai peran penting dalam membimbing siswa untuk belajar. Guru adalah orang yang digugu dan ditiru jadi pantaslah menjadi panutan bagi siswa untuk mengajarkan hal-hal yang baik. Banyak faktor yang melatar belakangi terjadinya karakter siswa SMP yang beranjak remaja seperti kasih sayang dari orang tua, pendidikan agama, pergaulan bebas, dan lain sebagainya. Pada dasarnya siswa masih membutuhkan bimbingan dan pengawasan dari keluarga dan bila mereka sering menentang orang tuanya, bukan berarti bahwa semua yang ditentangnya itu dilakukan dengan sepenuh hatinya. Mereka hanya tak ingin diperintah dengan keras ataupun ditekan. Maka perlu adanya tindakan khusus untuk membimbing aktifitas pada siswa SMP. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apa saja bentuk karakter siswa di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan? Bagaimana peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan? Faktor apa saja yang menghambat dan mendukung peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan?. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan bentuk karakter siswa di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, untuk mendeskripsikan peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, serta untuk mendeskripsikan faktor yang menghambat dan mendukung peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan. Kegunaan penelitian untuk memberikan masukan kepada guru tentang cara dan upaya agar mereka lebih memperhatikan pola pendidikan dalam mendidik dan mengembangkan karakter pada siswa SMP Islam Wonopringgo Pekalongan. Jenis penelitian ini adalah studi lapangan (field research). Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, sedangkan sumber data sekunder adalah dokumen dan buku-buku yang relevan engan penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini observasi, interview dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis data kualitatif dengan metode deskriptif analisis Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk karakter siswa di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, diwujudkan dalam bentuk: a) Pendidikan karakter ketika dalam pembelajaran di kelas, diwujudkan dalam bentuk: mengucap salam dan berdoa bersama dan menanamkan nilai-nilai sosial. b) Pendidikan karakter dalam bentuk praktik atau kegiatan anak didik di luar kelas, diwujudkan dalam bentuk: berjabat tangan dengan guru, melakukan salat berjamaah, salat duha, dan tadarus, serta hormat atau tawadlu ketika bertemu dengan guru. 2) Peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, antara lain: mengajarkan pendidikan karakter dengan cara menanamkan nilai-nilai agama Islam, melakukan evaluasi terhadap pendidikan karakter, serta memberikan bukti penilaian pendidikan karakter dengan cara melihat pada buku raport anak didik. 3) Faktor yang menghambat peranan guru dalam pengembangan karakter siswa melalui mata pelajaran aqidah akhlak di SMP Islam Wonopringgo Pekalongan, meliputi: Lingkungan dan Kemajuan teknologi. Sedangkan faktor yang mendukung, meliputi: Adanya peran aktif dari orang tua, Adanya guru profesional yang mengajarkan pendidikan karakter dengan baik, serta Adanya materi (bahan ajar) yang relevan dengan pendidikan karakter. Pendidikan Moral PAI12.718 http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=71821 PAI12.718 AIN p 07SK071821.00
score 11.174184