TIDAK TERSAJI: Pembinaan Pendidikan Agama Islam Pada Anak-Anak Di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Coaml Kabupaten Pemalang

Pendidikan Agama Islam harus dijadikan dasar dari pendidikan spiritual anak,dan orang tualah yang memikul tanggung jawab yang terbesar. Sebagian besar dari keluarga di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal belum mampu melaksanakan tugasnya dalam pembinaan pendidikan agama Islam pada ana...

Celý popis

Uloženo v:
Podrobná bibliografie
Hlavní autoři: TARMUKTI, Dr. Sopiah, M. Ag
Médium: Online
Jazyk:Indonesia
Vydáno: Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam STAIN Pekalongan 2013
On-line přístup:http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=73621
Tagy: Přidat tag
Žádné tagy, Buďte první, kdo otaguje tento záznam!
id oai:slims-73621
recordtype slims
institution IAIN Pekalongan
collection Book
language Indonesia
format Online
author TARMUKTI
Dr. Sopiah, M. Ag
spellingShingle TARMUKTI
Dr. Sopiah, M. Ag
TIDAK TERSAJI: Pembinaan Pendidikan Agama Islam Pada Anak-Anak Di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Coaml Kabupaten Pemalang
author_facet TARMUKTI
Dr. Sopiah, M. Ag
author_sort TARMUKTI
title TIDAK TERSAJI: Pembinaan Pendidikan Agama Islam Pada Anak-Anak Di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Coaml Kabupaten Pemalang
title_short TIDAK TERSAJI: Pembinaan Pendidikan Agama Islam Pada Anak-Anak Di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Coaml Kabupaten Pemalang
title_full TIDAK TERSAJI: Pembinaan Pendidikan Agama Islam Pada Anak-Anak Di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Coaml Kabupaten Pemalang
title_fullStr TIDAK TERSAJI: Pembinaan Pendidikan Agama Islam Pada Anak-Anak Di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Coaml Kabupaten Pemalang
title_full_unstemmed TIDAK TERSAJI: Pembinaan Pendidikan Agama Islam Pada Anak-Anak Di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Coaml Kabupaten Pemalang
title_sort tidak tersaji: pembinaan pendidikan agama islam pada anak-anak di kelurahan purwoharjo kecamatan coaml kabupaten pemalang
description Pendidikan Agama Islam harus dijadikan dasar dari pendidikan spiritual anak,dan orang tualah yang memikul tanggung jawab yang terbesar. Sebagian besar dari keluarga di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal belum mampu melaksanakan tugasnya dalam pembinaan pendidikan agama Islam pada anak-anaknya. Jalan keluarnya mereka menyuruh dan mengarahkan anak-anaknya belajar yang kebanyakan dilaksanakan di pengajian-pengajian. Namun mutu pengajian tidak atau kurang dipertanggung jawabkan sehingga hasilnya pun menjadi kurang dan tidak memenuhi harapan orang tua. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana pembinaan pendidikan Agama Islam pada anak-anak di Kelurahan Purwaharjo Kecamatan Comal, Apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pendidikan Agama Islam di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal, dan bagaimana upaya peningkatan pendidikan Agama Islam pada anak-anak di Kelurahan Purwoharjo kecamatan Comal. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendidikan agama Islam pada anak-anak, faktor pendukung dan penghambat pendidikan agama Islam pada anak-anak, dan upaya peningkatan pendidikan agama Islam pada anak- anak di Kelurahan PurwoharjoKecamatan Comal. Kegunaan penelitian ini secara teoritis diharapkan dapat menambah kepustakaan yang berupa hasil penelitian dengan harapan dapat dijadikan acuan karya ilmiah yang akan datang serta kegunaan praktis sebagai wacana cara mengupayakan peningkatan pendidikan Agama Islam pada anak-anak di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yaitu pendekatan yang tidak menggunakan angka dalam penyajian data. Dan jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan sebab data-data dikumpulkan dari lapangan langsung terhadap obyek yaitu Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang. Dilihat dari sifat penelitian, maka penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan secara sistematis mengenai fakta-fakta yang ditemukan dilapangan. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode wawancara, metode observasi, metode dokumentasi dan metode analisis data. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan cara bertahap secara berurutan dan interaksi dengan menggunakan analisis deskriptif. viii Hasil penelitian diketahui bahwa pembinaan pendidikan agama Islam di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal masih kurang memperhatikan materi agama Islam secara praktis yang dapat diamalkan sesuai tingkat umurnya, dan materi yang diberikan lebih menitikberatkan pada mempelajari Alquran Qiroah. Faktor yang mendukung adalah banyaknya fasilitas atau sarana dalam pendidikan agama Islam dan tingkat pendidikan orang tua sudah baik sehingga mampu berperan aktif dalam pembinaan pendidikan agama Islam untuk anak-anaknya. Adapun faktor penghambatnya adalah guru mengaji kurang memperhatikan materi didaktik, metodik dan psikologi anak serta kurangnya partisipasi dari orang tua. Upaya peningkatan pendidikan agama Islam pada anak-anak dengan sistem terpadu sehingga dapat menghayati agama secara utuh yang membantu dalam pengamalannya, memberikan materi agama Islam disesuaikan dengan tingkat umurnya serta menanamkan kesadaran pada orang tua pentingnya partisipasi dan kontrol terhadap pendidikan Agama Islam yang diterima anak. Dapat diambil kesimpulan bahwa dalam pembinaan pendidikan Agama Islam harus memperhatikan psikologi jiwa anak dan pemberian materi dengan sistem terpadu sehingga dapat menghayati dan mengamalkan Pendidikan Agama Islam secara utuh.
publisher Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam STAIN Pekalongan
publishDate 2013
url http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=73621
_version_ 1690547311315255296
spelling oai:slims-73621TIDAK TERSAJI: Pembinaan Pendidikan Agama Islam Pada Anak-Anak Di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Coaml Kabupaten Pemalang TARMUKTI Dr. Sopiah, M. Ag Jurusan Tarbiyah-Pendidikan Agama Islam STAIN Pekalongan 2013 Indonesia Skripsi Skripsi xii.;.65 hal.; 21 X 30 cm. Pendidikan Agama Islam harus dijadikan dasar dari pendidikan spiritual anak,dan orang tualah yang memikul tanggung jawab yang terbesar. Sebagian besar dari keluarga di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal belum mampu melaksanakan tugasnya dalam pembinaan pendidikan agama Islam pada anak-anaknya. Jalan keluarnya mereka menyuruh dan mengarahkan anak-anaknya belajar yang kebanyakan dilaksanakan di pengajian-pengajian. Namun mutu pengajian tidak atau kurang dipertanggung jawabkan sehingga hasilnya pun menjadi kurang dan tidak memenuhi harapan orang tua. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana pembinaan pendidikan Agama Islam pada anak-anak di Kelurahan Purwaharjo Kecamatan Comal, Apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pendidikan Agama Islam di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal, dan bagaimana upaya peningkatan pendidikan Agama Islam pada anak-anak di Kelurahan Purwoharjo kecamatan Comal. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendidikan agama Islam pada anak-anak, faktor pendukung dan penghambat pendidikan agama Islam pada anak-anak, dan upaya peningkatan pendidikan agama Islam pada anak- anak di Kelurahan PurwoharjoKecamatan Comal. Kegunaan penelitian ini secara teoritis diharapkan dapat menambah kepustakaan yang berupa hasil penelitian dengan harapan dapat dijadikan acuan karya ilmiah yang akan datang serta kegunaan praktis sebagai wacana cara mengupayakan peningkatan pendidikan Agama Islam pada anak-anak di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yaitu pendekatan yang tidak menggunakan angka dalam penyajian data. Dan jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan sebab data-data dikumpulkan dari lapangan langsung terhadap obyek yaitu Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang. Dilihat dari sifat penelitian, maka penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan secara sistematis mengenai fakta-fakta yang ditemukan dilapangan. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode wawancara, metode observasi, metode dokumentasi dan metode analisis data. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan cara bertahap secara berurutan dan interaksi dengan menggunakan analisis deskriptif. viii Hasil penelitian diketahui bahwa pembinaan pendidikan agama Islam di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal masih kurang memperhatikan materi agama Islam secara praktis yang dapat diamalkan sesuai tingkat umurnya, dan materi yang diberikan lebih menitikberatkan pada mempelajari Alquran Qiroah. Faktor yang mendukung adalah banyaknya fasilitas atau sarana dalam pendidikan agama Islam dan tingkat pendidikan orang tua sudah baik sehingga mampu berperan aktif dalam pembinaan pendidikan agama Islam untuk anak-anaknya. Adapun faktor penghambatnya adalah guru mengaji kurang memperhatikan materi didaktik, metodik dan psikologi anak serta kurangnya partisipasi dari orang tua. Upaya peningkatan pendidikan agama Islam pada anak-anak dengan sistem terpadu sehingga dapat menghayati agama secara utuh yang membantu dalam pengamalannya, memberikan materi agama Islam disesuaikan dengan tingkat umurnya serta menanamkan kesadaran pada orang tua pentingnya partisipasi dan kontrol terhadap pendidikan Agama Islam yang diterima anak. Dapat diambil kesimpulan bahwa dalam pembinaan pendidikan Agama Islam harus memperhatikan psikologi jiwa anak dan pemberian materi dengan sistem terpadu sehingga dapat menghayati dan mengamalkan Pendidikan Agama Islam secara utuh. Pendidikan Agama Islam harus dijadikan dasar dari pendidikan spiritual anak,dan orang tualah yang memikul tanggung jawab yang terbesar. Sebagian besar dari keluarga di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal belum mampu melaksanakan tugasnya dalam pembinaan pendidikan agama Islam pada anak-anaknya. Jalan keluarnya mereka menyuruh dan mengarahkan anak-anaknya belajar yang kebanyakan dilaksanakan di pengajian-pengajian. Namun mutu pengajian tidak atau kurang dipertanggung jawabkan sehingga hasilnya pun menjadi kurang dan tidak memenuhi harapan orang tua. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana pembinaan pendidikan Agama Islam pada anak-anak di Kelurahan Purwaharjo Kecamatan Comal, Apa saja faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pendidikan Agama Islam di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal, dan bagaimana upaya peningkatan pendidikan Agama Islam pada anak-anak di Kelurahan Purwoharjo kecamatan Comal. Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendidikan agama Islam pada anak-anak, faktor pendukung dan penghambat pendidikan agama Islam pada anak-anak, dan upaya peningkatan pendidikan agama Islam pada anak- anak di Kelurahan PurwoharjoKecamatan Comal. Kegunaan penelitian ini secara teoritis diharapkan dapat menambah kepustakaan yang berupa hasil penelitian dengan harapan dapat dijadikan acuan karya ilmiah yang akan datang serta kegunaan praktis sebagai wacana cara mengupayakan peningkatan pendidikan Agama Islam pada anak-anak di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yaitu pendekatan yang tidak menggunakan angka dalam penyajian data. Dan jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan sebab data-data dikumpulkan dari lapangan langsung terhadap obyek yaitu Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang. Dilihat dari sifat penelitian, maka penelitian ini termasuk penelitian deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan secara sistematis mengenai fakta-fakta yang ditemukan dilapangan. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode wawancara, metode observasi, metode dokumentasi dan metode analisis data. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan cara bertahap secara berurutan dan interaksi dengan menggunakan analisis deskriptif. viii Hasil penelitian diketahui bahwa pembinaan pendidikan agama Islam di Kelurahan Purwoharjo Kecamatan Comal masih kurang memperhatikan materi agama Islam secara praktis yang dapat diamalkan sesuai tingkat umurnya, dan materi yang diberikan lebih menitikberatkan pada mempelajari Alquran Qiroah. Faktor yang mendukung adalah banyaknya fasilitas atau sarana dalam pendidikan agama Islam dan tingkat pendidikan orang tua sudah baik sehingga mampu berperan aktif dalam pembinaan pendidikan agama Islam untuk anak-anaknya. Adapun faktor penghambatnya adalah guru mengaji kurang memperhatikan materi didaktik, metodik dan psikologi anak serta kurangnya partisipasi dari orang tua. Upaya peningkatan pendidikan agama Islam pada anak-anak dengan sistem terpadu sehingga dapat menghayati agama secara utuh yang membantu dalam pengamalannya, memberikan materi agama Islam disesuaikan dengan tingkat umurnya serta menanamkan kesadaran pada orang tua pentingnya partisipasi dan kontrol terhadap pendidikan Agama Islam yang diterima anak. Dapat diambil kesimpulan bahwa dalam pembinaan pendidikan Agama Islam harus memperhatikan psikologi jiwa anak dan pemberian materi dengan sistem terpadu sehingga dapat menghayati dan mengamalkan Pendidikan Agama Islam secara utuh. Pendidikan Islam PAI13.736 http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=73621 PAI13.736 TAR p 07SK073621.00
score 11.174184