Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus Di PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Periode Desember 2004 - September 2012)
Kata Kunci: rasio permodalan, efisiensi, likuiditas dan Profitabilitas. Profitabilitas merupakan indikator yang paling tepat untuk mengukur kinerja suatu bank. Profitabilitas yaitu kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Dalam penelitian ini ROA sebagai proksi da...
Na minha lista:
Principais autores: | , |
---|---|
Formato: | Online |
Idioma: | Indonesia |
Publicado em: |
Jurusan Syariah-Prodi S-1 Ekonomi Syariah-STAIN Pekalongan
2014
|
Acesso em linha: | http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=8214 |
Tags: |
Adicionar Tag
Sem tags, seja o primeiro a adicionar uma tag!
|
id |
oai:slims-8214 |
---|---|
recordtype |
slims |
institution |
IAIN Pekalongan |
collection |
Book |
language |
Indonesia |
format |
Online |
author |
NURHAYATI Ahmad Syukron, M. Ei |
spellingShingle |
NURHAYATI Ahmad Syukron, M. Ei Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus Di PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Periode Desember 2004 - September 2012) |
author_facet |
NURHAYATI Ahmad Syukron, M. Ei |
author_sort |
NURHAYATI |
title |
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus Di PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Periode Desember 2004 - September 2012) |
title_short |
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus Di PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Periode Desember 2004 - September 2012) |
title_full |
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus Di PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Periode Desember 2004 - September 2012) |
title_fullStr |
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus Di PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Periode Desember 2004 - September 2012) |
title_full_unstemmed |
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus Di PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Periode Desember 2004 - September 2012) |
title_sort |
pengaruh kinerja keuangan terhadap profitabilitas (studi kasus di pt. bank muamalat indonesia, tbk periode desember 2004 - september 2012) |
description |
Kata Kunci: rasio permodalan, efisiensi, likuiditas dan Profitabilitas.
Profitabilitas merupakan indikator yang paling tepat untuk mengukur kinerja suatu bank. Profitabilitas yaitu kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Dalam penelitian ini ROA sebagai proksi dari tingkat profitabilitas. Kinerja perbankan dapat dilihat dari berbagai indikator keuangan sepeeti Rasio Permodalan (CAR), Efisiensi (BOPO), Likuiditas (FDR).
. Penelitian ini menggunakan Bank Muamalat Indonesia, Tbk sebagai obyek penelitian, dengan periode penelitian dari Bulan Desember 2004- September 2012. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan Triwulan Publikasi Bank Muamalat Indonesia periode Desember 2004 - September 2012. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS V.16.0
Dari hasil analisis menunjukkan bahwa selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian terdistribusi normal. Berdasarkan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini menunjukkan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variable Efisiensi (BOPO) menunjukkan pengaruh negatif dengan koefisiensi regresi sebesar -0,072 dan signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikam sebesar 0,009. Likuditas (FDR) menunjukkan pengaruh negatif dengan koefisien regresi sebesar -0,015 namun tidak signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikan sebesar 0,425. Permodalan (CAR) menunjukkan pengaruh positif dengan koefisien regresi sebesar 0,008 namun tidak signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikan sebesar 0,892, dari kedua variabel yang tidak signifikan, variabel Likuiditas (FDR) mempunyai pengaruh paling besar terhadap profitabilitas dengan koefisien 4,25. Dengan demikian pihak bank (emiten) diharapkan lebih memperhatikan tingkat efisiensi operasinya untuk meningkatkan profitabilitasnya. secara simultan variabel Efisiensi (BOPO), Likuiditas (FDR) dan Permodalan (CAR) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA). Hal ini dibuktikan dengan nilai sig-F 0,004 yang lebih kecil dari signifikansi 5%. Kemampuan prediksi dari ketiga variabel tersebut terhadap profitabilitas adalah 21,8% sebagaimana ditunjukkan oleh besarnya adjusted R2, sedangkan sisanya 78,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model penelititan. |
publisher |
Jurusan Syariah-Prodi S-1 Ekonomi Syariah-STAIN Pekalongan |
publishDate |
2014 |
url |
http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=8214 |
_version_ |
1690547544046698496 |
spelling |
oai:slims-8214Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Profitabilitas (Studi Kasus Di PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk Periode Desember 2004 - September 2012) NURHAYATI Ahmad Syukron, M. Ei Jurusan Syariah-Prodi S-1 Ekonomi Syariah-STAIN Pekalongan 2014 Indonesia Skripsi Skripsi xiv,104 hal.; 21X30 cm. Kata Kunci: rasio permodalan, efisiensi, likuiditas dan Profitabilitas. Profitabilitas merupakan indikator yang paling tepat untuk mengukur kinerja suatu bank. Profitabilitas yaitu kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Dalam penelitian ini ROA sebagai proksi dari tingkat profitabilitas. Kinerja perbankan dapat dilihat dari berbagai indikator keuangan sepeeti Rasio Permodalan (CAR), Efisiensi (BOPO), Likuiditas (FDR). . Penelitian ini menggunakan Bank Muamalat Indonesia, Tbk sebagai obyek penelitian, dengan periode penelitian dari Bulan Desember 2004- September 2012. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan Triwulan Publikasi Bank Muamalat Indonesia periode Desember 2004 - September 2012. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS V.16.0 Dari hasil analisis menunjukkan bahwa selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian terdistribusi normal. Berdasarkan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini menunjukkan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variable Efisiensi (BOPO) menunjukkan pengaruh negatif dengan koefisiensi regresi sebesar -0,072 dan signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikam sebesar 0,009. Likuditas (FDR) menunjukkan pengaruh negatif dengan koefisien regresi sebesar -0,015 namun tidak signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikan sebesar 0,425. Permodalan (CAR) menunjukkan pengaruh positif dengan koefisien regresi sebesar 0,008 namun tidak signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikan sebesar 0,892, dari kedua variabel yang tidak signifikan, variabel Likuiditas (FDR) mempunyai pengaruh paling besar terhadap profitabilitas dengan koefisien 4,25. Dengan demikian pihak bank (emiten) diharapkan lebih memperhatikan tingkat efisiensi operasinya untuk meningkatkan profitabilitasnya. secara simultan variabel Efisiensi (BOPO), Likuiditas (FDR) dan Permodalan (CAR) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA). Hal ini dibuktikan dengan nilai sig-F 0,004 yang lebih kecil dari signifikansi 5%. Kemampuan prediksi dari ketiga variabel tersebut terhadap profitabilitas adalah 21,8% sebagaimana ditunjukkan oleh besarnya adjusted R2, sedangkan sisanya 78,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model penelititan. Kata Kunci: rasio permodalan, efisiensi, likuiditas dan Profitabilitas. Profitabilitas merupakan indikator yang paling tepat untuk mengukur kinerja suatu bank. Profitabilitas yaitu kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu. Dalam penelitian ini ROA sebagai proksi dari tingkat profitabilitas. Kinerja perbankan dapat dilihat dari berbagai indikator keuangan sepeeti Rasio Permodalan (CAR), Efisiensi (BOPO), Likuiditas (FDR). . Penelitian ini menggunakan Bank Muamalat Indonesia, Tbk sebagai obyek penelitian, dengan periode penelitian dari Bulan Desember 2004- September 2012. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan Triwulan Publikasi Bank Muamalat Indonesia periode Desember 2004 - September 2012. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS V.16.0 Dari hasil analisis menunjukkan bahwa selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian terdistribusi normal. Berdasarkan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini menunjukkan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variable Efisiensi (BOPO) menunjukkan pengaruh negatif dengan koefisiensi regresi sebesar -0,072 dan signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikam sebesar 0,009. Likuditas (FDR) menunjukkan pengaruh negatif dengan koefisien regresi sebesar -0,015 namun tidak signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikan sebesar 0,425. Permodalan (CAR) menunjukkan pengaruh positif dengan koefisien regresi sebesar 0,008 namun tidak signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) dengan nilai signifikan sebesar 0,892, dari kedua variabel yang tidak signifikan, variabel Likuiditas (FDR) mempunyai pengaruh paling besar terhadap profitabilitas dengan koefisien 4,25. Dengan demikian pihak bank (emiten) diharapkan lebih memperhatikan tingkat efisiensi operasinya untuk meningkatkan profitabilitasnya. secara simultan variabel Efisiensi (BOPO), Likuiditas (FDR) dan Permodalan (CAR) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA). Hal ini dibuktikan dengan nilai sig-F 0,004 yang lebih kecil dari signifikansi 5%. Kemampuan prediksi dari ketiga variabel tersebut terhadap profitabilitas adalah 21,8% sebagaimana ditunjukkan oleh besarnya adjusted R2, sedangkan sisanya 78,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model penelititan. Ekonomi Keuangan Islam ES14.082 http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=8214 ES14.082 NUR p 00SK008214.00 |
score |
11.174184 |