Mengungkap Problematika Rendahnya Kemampuan Baca Tulis Quran Mahasiswa (Studi Kritis Terhadap Pembelajaran BTQ di Tingkat MA, SMA, SMK se Karesidenan Pekalongan)

Salah satu indikator kualitas lulusan PTKI adalah kemampuan Baca Tulis Al Quran (BTQ). Akan tetapi ada beberapa kasus di IAIN Pekalongan, pada ujian komprehensif beberapa mahasiswa terdeteksi kemampuan BTQ yang sangat minim, bahkan belum paham huruf mana yang harus digabung dan dipisah. Ada beberapa...

Disgrifiad llawn

Wedi'i Gadw mewn:
Manylion Llyfryddiaeth
Prif Awduron: Ali Muhtarom, Muthoin, Muhammad Khoiruzzadi
Fformat: Online
Iaith:Indonesia
Cyhoeddwyd: LP2M IAIN Pekalongan 2017
Mynediad Ar-lein:http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=995353
Tagiau: Ychwanegu Tag
Dim Tagiau, Byddwch y cyntaf i dagio'r cofnod hwn!
id oai:slims-995353
recordtype slims
spelling oai:slims-995353Mengungkap Problematika Rendahnya Kemampuan Baca Tulis Quran Mahasiswa (Studi Kritis Terhadap Pembelajaran BTQ di Tingkat MA, SMA, SMK se Karesidenan Pekalongan) Ali Muhtarom Muthoin Muhammad Khoiruzzadi LP2M IAIN Pekalongan 2017 Indonesia Laporan Penelitian Laporan Penelitian viii, 54 hlm., 29 cm., Bibliografi : 55-56 Salah satu indikator kualitas lulusan PTKI adalah kemampuan Baca Tulis Al Quran (BTQ). Akan tetapi ada beberapa kasus di IAIN Pekalongan, pada ujian komprehensif beberapa mahasiswa terdeteksi kemampuan BTQ yang sangat minim, bahkan belum paham huruf mana yang harus digabung dan dipisah. Ada beberapa kemampuan penyebab terhadap rendahnya kemampuan BTQ , diantaranya adalah kemampuan BTQ input mahasiswa yang rendah, sistem placement test BTQ yang kurang berhasil, pembelajaran BTQ yang tidak efektif, sistem ibadah tilawah dan ujian komprehensif yang tidak efektif. BTQ di kota Pekalongan sudah diwajibkan di setiap jenjang sekolah dan ditetapkan melalui PERDA sehingga pelaksanaannnya sudah diatur oleh Pemerintah Kota. Akan tetapi di lain daerah pembelajaran BTQ masuk dan merupakan bagian kecil dalam pembelajaran PAI sehingga dapat dipastikan bahwa pembelajaran BTQnya tidak efektif yang kemudian menghasilkan lulusan yang kemampuan BTQ yang rendah dan siswa terlalu nyaman Comfort Zone karena tidak ada konsekwensi dari sekolah terhadap siswa yang kemampuan BTQnya rendah. Strategi yang dilaksanakan oleh IAIN Pekalongan sejak mahasiswa masuk kampus sampai lulus adalah, placement test BTQ, Pembelajaran BTQ, Ujian Ibadah Tilawah, Ujian Komprehensif. Akan tetapi ada beberapa kelemahan pada tiap tahapnya. Diantaranya tidak ada standarisasi kemampuan penguji placement test BTQ, belum ada koordinasi yang harmonis antara pembelajaran BTQ dengan pelaksanaan ujian ibadah tilawah dan komprehensif. Salah satu indikator kualitas lulusan PTKI adalah kemampuan Baca Tulis Al Quran (BTQ). Akan tetapi ada beberapa kasus di IAIN Pekalongan, pada ujian komprehensif beberapa mahasiswa terdeteksi kemampuan BTQ yang sangat minim, bahkan belum paham huruf mana yang harus digabung dan dipisah. Ada beberapa kemampuan penyebab terhadap rendahnya kemampuan BTQ , diantaranya adalah kemampuan BTQ input mahasiswa yang rendah, sistem placement test BTQ yang kurang berhasil, pembelajaran BTQ yang tidak efektif, sistem ibadah tilawah dan ujian komprehensif yang tidak efektif. BTQ di kota Pekalongan sudah diwajibkan di setiap jenjang sekolah dan ditetapkan melalui PERDA sehingga pelaksanaannnya sudah diatur oleh Pemerintah Kota. Akan tetapi di lain daerah pembelajaran BTQ masuk dan merupakan bagian kecil dalam pembelajaran PAI sehingga dapat dipastikan bahwa pembelajaran BTQnya tidak efektif yang kemudian menghasilkan lulusan yang kemampuan BTQ yang rendah dan siswa terlalu nyaman Comfort Zone karena tidak ada konsekwensi dari sekolah terhadap siswa yang kemampuan BTQnya rendah. Strategi yang dilaksanakan oleh IAIN Pekalongan sejak mahasiswa masuk kampus sampai lulus adalah, placement test BTQ, Pembelajaran BTQ, Ujian Ibadah Tilawah, Ujian Komprehensif. Akan tetapi ada beberapa kelemahan pada tiap tahapnya. Diantaranya tidak ada standarisasi kemampuan penguji placement test BTQ, belum ada koordinasi yang harmonis antara pembelajaran BTQ dengan pelaksanaan ujian ibadah tilawah dan komprehensif. Baca Tulis Quran Quran-Qiraat BTQ Mahasiswa 2X1.12 http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=995353 LP 18.045 MUT m 18LP180045.00
institution IAIN Pekalongan
collection Book
language Indonesia
format Online
author Ali Muhtarom
Muthoin
Muhammad Khoiruzzadi
spellingShingle Ali Muhtarom
Muthoin
Muhammad Khoiruzzadi
Mengungkap Problematika Rendahnya Kemampuan Baca Tulis Quran Mahasiswa (Studi Kritis Terhadap Pembelajaran BTQ di Tingkat MA, SMA, SMK se Karesidenan Pekalongan)
author_facet Ali Muhtarom
Muthoin
Muhammad Khoiruzzadi
author_sort Ali Muhtarom
title Mengungkap Problematika Rendahnya Kemampuan Baca Tulis Quran Mahasiswa (Studi Kritis Terhadap Pembelajaran BTQ di Tingkat MA, SMA, SMK se Karesidenan Pekalongan)
title_short Mengungkap Problematika Rendahnya Kemampuan Baca Tulis Quran Mahasiswa (Studi Kritis Terhadap Pembelajaran BTQ di Tingkat MA, SMA, SMK se Karesidenan Pekalongan)
title_full Mengungkap Problematika Rendahnya Kemampuan Baca Tulis Quran Mahasiswa (Studi Kritis Terhadap Pembelajaran BTQ di Tingkat MA, SMA, SMK se Karesidenan Pekalongan)
title_fullStr Mengungkap Problematika Rendahnya Kemampuan Baca Tulis Quran Mahasiswa (Studi Kritis Terhadap Pembelajaran BTQ di Tingkat MA, SMA, SMK se Karesidenan Pekalongan)
title_full_unstemmed Mengungkap Problematika Rendahnya Kemampuan Baca Tulis Quran Mahasiswa (Studi Kritis Terhadap Pembelajaran BTQ di Tingkat MA, SMA, SMK se Karesidenan Pekalongan)
title_sort mengungkap problematika rendahnya kemampuan baca tulis quran mahasiswa (studi kritis terhadap pembelajaran btq di tingkat ma, sma, smk se karesidenan pekalongan)
description Salah satu indikator kualitas lulusan PTKI adalah kemampuan Baca Tulis Al Quran (BTQ). Akan tetapi ada beberapa kasus di IAIN Pekalongan, pada ujian komprehensif beberapa mahasiswa terdeteksi kemampuan BTQ yang sangat minim, bahkan belum paham huruf mana yang harus digabung dan dipisah. Ada beberapa kemampuan penyebab terhadap rendahnya kemampuan BTQ , diantaranya adalah kemampuan BTQ input mahasiswa yang rendah, sistem placement test BTQ yang kurang berhasil, pembelajaran BTQ yang tidak efektif, sistem ibadah tilawah dan ujian komprehensif yang tidak efektif. BTQ di kota Pekalongan sudah diwajibkan di setiap jenjang sekolah dan ditetapkan melalui PERDA sehingga pelaksanaannnya sudah diatur oleh Pemerintah Kota. Akan tetapi di lain daerah pembelajaran BTQ masuk dan merupakan bagian kecil dalam pembelajaran PAI sehingga dapat dipastikan bahwa pembelajaran BTQnya tidak efektif yang kemudian menghasilkan lulusan yang kemampuan BTQ yang rendah dan siswa terlalu nyaman Comfort Zone karena tidak ada konsekwensi dari sekolah terhadap siswa yang kemampuan BTQnya rendah. Strategi yang dilaksanakan oleh IAIN Pekalongan sejak mahasiswa masuk kampus sampai lulus adalah, placement test BTQ, Pembelajaran BTQ, Ujian Ibadah Tilawah, Ujian Komprehensif. Akan tetapi ada beberapa kelemahan pada tiap tahapnya. Diantaranya tidak ada standarisasi kemampuan penguji placement test BTQ, belum ada koordinasi yang harmonis antara pembelajaran BTQ dengan pelaksanaan ujian ibadah tilawah dan komprehensif.
publisher LP2M IAIN Pekalongan
publishDate 2017
url http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=995353
_version_ 1690546315873746944
score 11.174184