Pengantar Ulumul Quran dan Ulumul Hadits : Teori dan Metodologi

Di antara dua sampulnya, al-Qur’an tidak bisa bersuara. Ia perlu juru bicara untuk menyuarakan isinya. Dan, sang juru bicara itu adalah kita umat manusia, dan orang-orang muslim pada khususnya. (Ali bin Abi Thalib Ra.). Al-Qur’an merupakan wahyu Allah Swt. yang dihadirkan untuk memberikan pe...

Full description

Saved in:
Bibliographic Details
Main Authors: Rusydie Anwar, Kaha Anwar
Format: Online
Language:Indonesia
Published: IRCiSoD 2015
Online Access:http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=991712
Tags: Add Tag
No Tags, Be the first to tag this record!
id oai:slims-991712
recordtype slims
spelling oai:slims-991712Pengantar Ulumul Quran dan Ulumul Hadits : Teori dan Metodologi Rusydie Anwar Kaha Anwar IRCiSoD 2015 Cet. 1 Indonesia BUKU BUKU 320 hlm., 20 cm. Di antara dua sampulnya, al-Qur’an tidak bisa bersuara. Ia perlu juru bicara untuk menyuarakan isinya. Dan, sang juru bicara itu adalah kita umat manusia, dan orang-orang muslim pada khususnya. (Ali bin Abi Thalib Ra.). Al-Qur’an merupakan wahyu Allah Swt. yang dihadirkan untuk memberikan petunjuk bagi umat manusia. Khusus bagi umat Islam, al-Qur’an lebih dari sekadar petunjuk. Sebab, al-Qur’an juga merupakan salah satu rukun iman yang wajib dipercayai kebenarannya. Hanya saja, bagaimana cara mempercayai bahwa al-Qur’an itu benar? Apakah cukup dengan menerima, dan kemudian percaya begitu saja, atau diperlukan langkah-langkah tertentu yang akan membawa pada pemahaman dan kesadaran bahwa kitab suci itu memang benar serta mengandung kebenaran? Atau seperti yang ungkapkan Ali bin Abi Thalib: bagaimana caranya agar suara al-Qur’an itu bisa tersampaikan kepada umat, dan kebenaran bisa merasuk dalam kehidupan manusia? Buku ini hadir guna menjawab atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Penulis buku ini dengan apik mendedahkan kepada Anda beragam kaidah untuk mendalami al-Qur’an. Tidak hanya membahas masalah ilmu-ilmu yang bersinggungan dengan al-Qur’an, buku ini juga merangkum beberapa hal yang terkait dengan hadits, misalnya sejarah periwayatan, tingkatan-tingkatan hadits, riwayat perkembangan hadits, para mufasir beserta karya mereka, dan lainnya. Di antara dua sampulnya, al-Qur’an tidak bisa bersuara. Ia perlu juru bicara untuk menyuarakan isinya. Dan, sang juru bicara itu adalah kita umat manusia, dan orang-orang muslim pada khususnya. (Ali bin Abi Thalib Ra.). Al-Qur’an merupakan wahyu Allah Swt. yang dihadirkan untuk memberikan petunjuk bagi umat manusia. Khusus bagi umat Islam, al-Qur’an lebih dari sekadar petunjuk. Sebab, al-Qur’an juga merupakan salah satu rukun iman yang wajib dipercayai kebenarannya. Hanya saja, bagaimana cara mempercayai bahwa al-Qur’an itu benar? Apakah cukup dengan menerima, dan kemudian percaya begitu saja, atau diperlukan langkah-langkah tertentu yang akan membawa pada pemahaman dan kesadaran bahwa kitab suci itu memang benar serta mengandung kebenaran? Atau seperti yang ungkapkan Ali bin Abi Thalib: bagaimana caranya agar suara al-Qur’an itu bisa tersampaikan kepada umat, dan kebenaran bisa merasuk dalam kehidupan manusia? Buku ini hadir guna menjawab atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Penulis buku ini dengan apik mendedahkan kepada Anda beragam kaidah untuk mendalami al-Qur’an. Tidak hanya membahas masalah ilmu-ilmu yang bersinggungan dengan al-Qur’an, buku ini juga merangkum beberapa hal yang terkait dengan hadits, misalnya sejarah periwayatan, tingkatan-tingkatan hadits, riwayat perkembangan hadits, para mufasir beserta karya mereka, dan lainnya. Quran, Ilmu 2X1.1 http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=991712 9786023910502 2X1.1 ANW p 16TD160355.00 16SR160355.01 16SR160355.02 16SR160355.03 http://103.142.62.240:80/perpus/images/docs/3436_Pengantar-Ulumul-Quran-dan-Ulumul-Hadits-web.jpg.jpg
institution IAIN Pekalongan
collection Book
language Indonesia
format Online
author Rusydie Anwar
Kaha Anwar
spellingShingle Rusydie Anwar
Kaha Anwar
Pengantar Ulumul Quran dan Ulumul Hadits : Teori dan Metodologi
author_facet Rusydie Anwar
Kaha Anwar
author_sort Rusydie Anwar
title Pengantar Ulumul Quran dan Ulumul Hadits : Teori dan Metodologi
title_short Pengantar Ulumul Quran dan Ulumul Hadits : Teori dan Metodologi
title_full Pengantar Ulumul Quran dan Ulumul Hadits : Teori dan Metodologi
title_fullStr Pengantar Ulumul Quran dan Ulumul Hadits : Teori dan Metodologi
title_full_unstemmed Pengantar Ulumul Quran dan Ulumul Hadits : Teori dan Metodologi
title_sort pengantar ulumul quran dan ulumul hadits : teori dan metodologi
description Di antara dua sampulnya, al-Qur’an tidak bisa bersuara. Ia perlu juru bicara untuk menyuarakan isinya. Dan, sang juru bicara itu adalah kita umat manusia, dan orang-orang muslim pada khususnya. (Ali bin Abi Thalib Ra.). Al-Qur’an merupakan wahyu Allah Swt. yang dihadirkan untuk memberikan petunjuk bagi umat manusia. Khusus bagi umat Islam, al-Qur’an lebih dari sekadar petunjuk. Sebab, al-Qur’an juga merupakan salah satu rukun iman yang wajib dipercayai kebenarannya. Hanya saja, bagaimana cara mempercayai bahwa al-Qur’an itu benar? Apakah cukup dengan menerima, dan kemudian percaya begitu saja, atau diperlukan langkah-langkah tertentu yang akan membawa pada pemahaman dan kesadaran bahwa kitab suci itu memang benar serta mengandung kebenaran? Atau seperti yang ungkapkan Ali bin Abi Thalib: bagaimana caranya agar suara al-Qur’an itu bisa tersampaikan kepada umat, dan kebenaran bisa merasuk dalam kehidupan manusia? Buku ini hadir guna menjawab atas pertanyaan-pertanyaan tersebut. Penulis buku ini dengan apik mendedahkan kepada Anda beragam kaidah untuk mendalami al-Qur’an. Tidak hanya membahas masalah ilmu-ilmu yang bersinggungan dengan al-Qur’an, buku ini juga merangkum beberapa hal yang terkait dengan hadits, misalnya sejarah periwayatan, tingkatan-tingkatan hadits, riwayat perkembangan hadits, para mufasir beserta karya mereka, dan lainnya.
publisher IRCiSoD
publishDate 2015
url http://103.142.62.240:80/perpus/index.php?p=show_detail&id=991712
_version_ 1690546528413810688
score 11.174184